Powered By Blogger

Minggu, 16 Januari 2011

BLUE SCREEN XP DAN SOLUSINYA

mungkin kita pernah mengalami gangguan yang munculpada monitor PC kita dengan warna layar biru...!!
kadang kita di jadikan pusing karena adanya masalah itu...., nah di sini saya mau membebrkan sedikit tentang hal itu. kenapa itu bisa terjadi dan apa solusinya......
berikut daftar blue screen yang saya dapatkan dari internet dan solusinya:

Attempted write to readonly memory(stop code 0x000000BE)
Biasanya kesalahan ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service. apabila nama file dan service di sebutkan coba uninstal softwere atau driver tersebut. (rolling back the driver). dan cari driver yang sesuai denganoperating systemnya.

Bad pool caller (stop code 0X000000C2)
penyebab masalah ini mirip dengan masalah "attempted write to redonly memory" di atas. selain itu masalah ini disebabkan oleh hardwere yang rusak/cacad. apabila masalah ini muncul ketika sedang melakukan upgrade wondows, itu di sebabkanadanya hardwere yang tidak kompetibel dengan windows. coba lepas hardwere yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk windows-nya.

Data Bus Error (stop code 0X0000002E)
masalah ini biasanya di sebabkan karena adanya kerusakan /cacad pada hardwere, biasanya memory. selain cacad pada memory bisa juga karena kerusakan motherboard, hardisk,. solusinya ganti hardwere tersebut.

Driver IRQL Not Less Or Equal (stop code 0X000000D1)
masalah ini di sebabkan drivers mengakses hardwere addres yang tidak sesuai. Bisa juga disebabkan karenamasalah seperti pada "Attempted Write To Readonly Memory" di atas. solusinya lihat masalah "attemted Write To Readonly Memory" di atas.

Driver Power State Failure(stop code 0X0000009F)
Disebabkan tidak cocok /kompatibel antara computer 's power managemant dengan driver atau service yang berjalan. biasa terjadi ketika komputer sedang melakukan Hibernasi, apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal softwere tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). atau coba mendisable "windows support for fower management"

Driver unloaded without cncelling panding operation (stop code 0x000000CE)
penyebab msalah ini mirip dengan masalah "attempted write to readonly memory" di atas.

Hardewere interupt storm (stop code 0X000000F2)
masalah timbul ketika suatu hardwere (USB atau SCI controller)gagal untuk melepas sebuah IRQ(Interrupt Request). kegagalan tersebut biasanya di sebabkan karena masalah pada driver, selain itu masalah ini juga dapat timbul karena ada dua perangkat menggunakan IRQ yang sama.

Inaccessible boot device (stop code 0X0000007B)
biasanya masalah ini timbul pada saat startup windows apabila windows tidak dapat membaca datamengenai boot partition. bisa juga di sebbabkan karena hardisk yang error, file boot ini yang cacad (corrupted). bila tidak ada masalah pada disk drive , partisi dan file boot ini (ketika operating system terinstall) coba cek setingan booting pada BIOS . Apabila masalah ini muncul ketika sedang melakukan upgrade windows, coba lepas hardwere yang bermasalahatau cari driver yang sesuai untuk windows-nya.

Kernal data inpage error (stop code 0X0000007A)
Masalah timbul pada virtual memory, biasanya karena windows tidak dapat membaca atau menulis data ke swap file. Kemungkinan penyebab antara lainbad sector,virus, memory yang cacad, atau bahkan kerusakan motherboard.

Page fault in nonpaged area (stop code 0X00000050)
penyebab masalah ini mirip dengan masalah "attempted write to readonly memory" di atas.

status image checkshum mismath (stop code 0Xc00000221)
kemungkinan penyebab error ini kerusakan pada swap file, atau driver yang corupted.
ada dua solusi untuk menyelesaikan masalah ini, antara lain:

1. anda dapat menggunakan driver rollback atau systemrestore dari safe mode,untuk mengembalikan driver sebelumnya. selain itu anda juga dapat menggunakan windows xp professional pemulihan fitur seperti konfigurasi, baik terakhir yang di ketahui pilihan startup, cadangan, atau automatted system recovery untuk mengembalikan konfigurasi yang bekerja sebelumnya.setelah mengembalikan dari media backup, anda mungkin perlu mengajukan permohonan kembali service pack atau hotfick, tergantung pada saat backup dilakukan.

2. jika pesan stop nama file tertentu di sebutkan, cobalah menggantinya secara manual, dengan salinan dari windows xp propesional systerm operasi CDdengan mode aman atau recovery console. untuk system yang menggunakan FAT16 atau system file FAT32, anda memiliki pilihan untuk menggunakan windows 98 atau windows milenium edition emergencyboot diskuntuk mengakses hardisk.
jika file asli dari CD system operasi memiliki file yang mempunyai nama akhir dengan tanda garis bawah (_) karakter,anda tidak dapatmenggunakan file sampai terkompresi. Konsol pemulihan's salin perintah ini sangat ideal untuk menyalin file terkompresi karena mendeteksi dan memperluas mereka. Jika anda tidak menentukan nama file tujauan anda harus mengubah nama file diperluas dengan extensi yang benar sebelum menggunakannya, dari safe mode atau dari recovery console, anda dapat menggunakan perintah expand uncompress dan menyalin file ke lokasi tujuan. Dalam resovery console , file yang di perluas di beri nama yang benar setelah di salin ke lokasi tujuan. untuk informasi lebih lanjut tentang expand menyalin atau printah, lihat windows xp help and support centre.

Status system process terminated (stop code 0Xc0000021A)

Disebabkan adanya masalah pada winlogon.exe atau pada client server runtime subsystem (CSRSS). biea juga di sebabkan kaarena user dengan level administrator merubah permisson suatu file-file penting pada system windows.

Kernel stack inpage error (stop code 0X00000077)

penyebab mirip dengan masalah "kernel data inpage error" di atas dan solusinya tentu saja sama juga.

Kmode Exception noy hendled (stop code 0X0000001E)

Biasanya masalah ini disebabkan karena adanya kesalahan driver atau service, konflik IRQ apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal softwere atau driver tersebut (rolling backthe driver). masalah ini juga dapat di sebabkan karena kurangnya space pada disk pada saat melakukan instalasi.

No more system PTEs (stop code 0X0000003F)

masalah muncul karena windows kekurangan page table entries(PTEs). PTEs di gunakan untuk melakukan mapping RAM, dimana mapping ini dilakukan oleh virtual memory manager (VMM). masalah ini juga dapat muncul ketika kita menggunakan beberapa monitor sekaligus.
Apabila error tersebut sering muncul, coba menambah alokasi untuk PTEs pada windows dengan cara sebagai berikut;
-buka registrasi editor
-lihat pada : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurentControlSet\Control\Session\Manager\Memory Mnagement
-double clikpada PagedPoolSize, masukan value-nya 0, lalu klik OK.
-kemudian double klik pada system pages, jika menggunakan beberapa monitor sekaligus, masukan valuenya 36000. selain itu masukan valuenya 40000, jika RAM sebesar 128MB atau kurang., jika RAM 128MB atau lebih masukan valuenya 110000.
-setelah selesai klik OK , tutup registrasi editor dan restatrt komputernya.

Driver Used Excessive Ptes (stop code 0X000000D)
masalah ini sama dengan masalah "No MOre System PTEs" di atas dan solusinya juga sama.

NTFS File System (stop code 0X00000024)
Error di sebabkan adanya masalah yang di laporkan oleh NTFS.system (driver yang berpungsi untuk membaca dan menulis NTFS). jika masih menggunakan file FAT32, error message yang ditimbulkan akan mirip (stop code 0X00000023). masalah ini bisa diatasi dengan mengganti hardisk.

Unexpected kernel mode trap (stop code 0X0000007F)
umumny error ini disebabkan karena memory yang cacat, kerusakan motherboard atau temperatur prosesor yang tinggi (biasanya terjadi karena overclocking).

Unmountable Boot Volume (stop code 0X000000ED)
Disebabkan karena windows tidak bisa "mount" boot volume.

Unable to locate DII (stop code 0X00000135)
biasanya disebabkan oleh sebuah file yang telah hilang atau rusak, atau kesalahan registri.
jika dokumen tersebut hilang atau rusak, biasanya blue screen akan menampilkan nama file yang berkaitan, kita dapat mencari computer network atau dokumen lain yang sesuai, dan mengkopynya ke folder system SYSTEM32 subfolder. jika blue screen tidak menunjukan nama file, kemungkinan kerusakan berada pada registri , gunakan system restore.

thread stuck in device driver (stop code 0X000000EA)
biasanya di sebabkan oleh video card (VGA) atau disebabkan oleh drivernya. solusinya instal driver terbaru untuk video card-nya,jika tidak kita perlu mengganti VGA-nya untuk checking jika kegagalan masih terjadi.

bad pool caller (stop code 0X000000B4)
kesalahan driver memaksa untuk memasuki operasi memori. biasanya driver atau softwere yang disebabkan oleh BUG. solusinya cabut RAM tukarkan/pindah-pindahkan slotnya, atau bisa mengganti RAM-nya karena kemungkinan RAM yang di gunakan tidak support.


Video Driver init failure (stop code 0X000000B4)
penghentian informasi yang seharusnya tidak memulai windows karena berbasis grafis , sehingga tidak dapat masuk ke grafhical interpace. masalah biasanya terletak pada kartu grafhis, atau ada konflik dengan hardwere grafhis (parallel or serial port).
solusinya masuk ke safe mode dan lihat apakah masalah teratasi. jika teratasi, upgrade driver grafhis card terbaru, jika masih gagal kemungkinan disebabkan oleh kartu grafis dan port parallel, buka "system properties" di hardwere -> device manager, double klik LPT1 port untuk menghubungkan untuk print item tersebut, dalam "resource tab" hilangkan/unselect "use autumatic configuration" kemudian "input 1/0 range" of "03BC" to "0378"

bersambung....

Minggu, 09 Januari 2011

keamanan jaringan


Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet.
Saya berharap ilmu keamanan jaringan di tulisan ini digunakan untuk hal-hal yang baik – jadilah Hacker bukan Cracker. Jangan sampai anda terkena karma karena menggunakan ilmu untuk merusak milik orang lain. Apalagi, pada saat ini kebutuhan akan hacker semakin bertambah di Indonesia dengan semakin banyak dotcommers yang ingin IPO di berbagai bursa saham. Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut – karena SDM pihak kepolisian & aparat keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi Informasi & Internet. Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali perlu di budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet.
Berbagai teknik keamanan jaringan Internet dapat di peroleh secara mudah di Internet antara lain di http://www.sans.org, http://www.rootshell.com, http://www.linuxfirewall.org/, http://www.linuxdoc.org, http://www.cerias.purdue.edu/coast/firewalls/, http://www.redhat.com/mirrors/LDP/HOWTO/. Sebagian dari teknik ini berupa buku-buku yang jumlah-nya beberapa ratus halaman yang dapat di ambil secara cuma-cuma (gratis). Beberapa Frequently Asked Questions (FAQ) tentang keamanan jaringan bisa diperoleh di http://www.iss.net/vd/mail.html, http://www.v-one.com/documents/fw-faq.htm. Dan bagi para experimenter beberapa script / program yang sudah jadi dapat diperoleh antara lain di http://bastille-linux.sourceforge.net/, http://www.redhat.com/support/docs/tips/firewall/firewallservice.html.
Bagi pembaca yang ingin memperoleh ilmu tentang jaringan dapat di download secara cuma-cuma dari http://pandu.dhs.org, http://www.bogor.net/idkf/, http://louis.idaman.com/idkf. Beberapa buku berbentuk softcopy yang dapat di ambil gratis dapat di ambil dari http://pandu.dhs.org/Buku-Online/. Kita harus berterima kasih terutama kepada team Pandu yang dimotori oleh I Made Wiryana untuk ini. Pada saat ini, saya tidak terlalu tahu adanya tempat diskusi Indonesia yang aktif membahas teknik-teknik hacking ini – tetapi mungkin bisa sebagian di diskusikan di mailing list lanjut seperti kursus-linux@yahoogroups.com & linux-admin@linux.or.id yang di operasikan oleh Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) http://www.kpli.or.id.
Cara paling sederhana untuk melihat kelemahan sistem adalah dengan cara mencari informasi dari berbagai vendor misalnya di http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3b tentang kelemahan dari sistem yang mereka buat sendiri. Di samping, memonitoring berbagai mailing list di Internet yang berkaitan dengan keamanan jaringan seperti dalam daftar http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3e.
Dijelaskan oleh Front-line Information Security Team, “Techniques Adopted By ‘System Crackers’ When Attempting To Break Into Corporate or Sensitive Private Networks,” fist@ns2.co.uk http://www.ns2.co.uk. Seorang Cracker umumnya pria usia 16-25 tahun. Berdasarkan statistik pengguna Internet di Indonesia maka sebetulnya mayoritas pengguna Internet di Indonesia adalah anak-anak muda pada usia ini juga. Memang usia ini adalah usia yang sangat ideal dalam menimba ilmu baru termasuk ilmu Internet, sangat disayangkan jika kita tidak berhasil menginternetkan ke 25000 sekolah Indonesia s/d tahun 2002 – karena tumpuan hari depan bangsa Indonesia berada di tangan anak-anak muda kita ini.
Nah, para cracker muda ini umumnya melakukan cracking untuk meningkatkan kemampuan / menggunakan sumber daya di jaringan untuk kepentingan sendiri. Umumnya para cracker adalah opportunis. Melihat kelemahan sistem dengan mejalankan program scanner. Setelah memperoleh akses root, cracker akan menginstall pintu belakang (backdoor) dan menutup semua kelemahan umum yang ada.
Seperti kita tahu, umumnya berbagai perusahaan / dotcommers akan menggunakan Internet untuk (1) hosting web server mereka, (2) komunikasi e-mail dan (3) memberikan akses web / internet kepada karyawan-nya. Pemisahan jaringan Internet dan IntraNet umumnya dilakukan dengan menggunakan teknik / software Firewall dan Proxy server. Melihat kondisi penggunaan di atas, kelemahan sistem umumnya dapat di tembus misalnya dengan menembus mailserver external / luar yang digunakan untuk memudahkan akses ke mail keluar dari perusahaan. Selain itu, dengan menggunakan agressive-SNMP scanner & program yang memaksa SNMP community string dapat mengubah sebuah router menjadi bridge (jembatan) yang kemudian dapat digunakan untuk batu loncatan untuk masuk ke dalam jaringan internal perusahaan (IntraNet).
Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik.
Setelah berhasil melompat dan memasuki sistem lain, cracker biasanya melakukan probing terhadap jaringan dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan dengan beberapa cara, misalnya (1) menggunakan nslookup untuk menjalankan perintah ‘ls ’ , (2) melihat file HTML di webserver anda untuk mengidentifikasi mesin lainnya, (3) melihat berbagai dokumen di FTP server, (4) menghubungkan diri ke mail server dan menggunakan perintah ‘expn ’, dan (5) mem-finger user di mesin-mesin eksternal lainnya.
Langkah selanjutnya, cracker akan mengidentifikasi komponen jaringan yang dipercaya oleh system apa saja. Komponen jaringan tersebut biasanya mesin administrator dan server yang biasanya di anggap paling aman di jaringan. Start dengan check akses & eksport NFS ke berbagai direktori yang kritis seperti /usr/bin, /etc dan /home. Eksploitasi mesin melalui kelemahan Common Gateway Interface (CGI), dengan akses ke file /etc/hosts.allow.
Selanjutnya cracker harus mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan. Cracker bisa mengunakan program di Linux seperti ADMhack, mscan, nmap dan banyak scanner kecil lainnya. Program seperti ‘ps’ & ‘netstat’ di buat trojan (ingat cerita kuda troya? dalam cerita klasik yunani kuno) untuk menyembunyikan proses scanning. Bagi cracker yang cukup advanced dapat mengunakan aggressive-SNMP scanning untuk men-scan peralatan dengan SNMP.
Setelah cracker berhasil mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan, maka cracker akan menjalan program untuk menaklukan program daemon yang lemah di server. Program daemon adalah program di server yang biasanya berjalan di belakang layar (sebagai daemon / setan). Keberhasilan menaklukan program daemon ini akan memungkinkan seorang Cracker untuk memperoleh akses sebagai ‘root’ (administrator tertinggi di server).
Untuk menghilangkan jejak, seorang cracker biasanya melakukan operasi pembersihan ‘clean-up’ operation dengan cara membersihkan berbagai log file. Dan menambahkan program untuk masuk dari pintu belakang ‘backdooring’. Mengganti file .rhosts di /usr/bin untuk memudahkan akses ke mesin yang di taklukan melalui rsh & csh.
Selanjutnya seorang cracker dapat menggunakan mesin yang sudah ditaklukan untuk kepentingannya sendiri, misalnya mengambil informasi sensitif yang seharusnya tidak dibacanya; mengcracking mesin lain dengan melompat dari mesin yang di taklukan; memasang sniffer untuk melihat / mencatat berbagai trafik / komunikasi yang lewat; bahkan bisa mematikan sistem / jaringan dengan cara menjalankan perintah ‘rm -rf / &’. Yang terakhir akan sangat fatal akibatnya karena sistem akan hancur sama sekali, terutama jika semua software di letakan di harddisk. Proses re-install seluruh sistem harus di lakukan, akan memusingkan jika hal ini dilakukan di mesin-mesin yang menjalankan misi kritis.
Oleh karena itu semua mesin & router yang menjalankan misi kritis sebaiknya selalu di periksa keamanannya & di patch oleh software yang lebih baru. Backup menjadi penting sekali terutama pada mesin-mesin yang menjalankan misi kritis supaya terselamatkan dari ulah cracker yang men-disable sistem dengan ‘rm -rf / &’.
Bagi kita yang sehari-hari bergelut di Internet biasanya justru akan sangat menghargai keberadaan para hacker (bukan Cracker). Karena berkat para hacker-lah Internet ada dan dapat kita nikmati seperti sekarang ini, bahkan terus di perbaiki untuk menjadi sistem yang lebih baik lagi. Berbagai kelemahan sistem di perbaiki karena kepandaian rekan-rekan hacker yang sering kali mengerjakan perbaikan tsb. secara sukarela karena hobby-nya. Apalagi seringkali hasil hacking-nya di sebarkan secara cuma-cuma di Internet untuk keperluan masyarakat Internet. Sebuah nilai & budaya gotong royong yang mulia justru tumbuh di dunia maya Internet yang biasanya terkesan futuristik dan jauh dari rasa sosial.
Pengembangan para hobbiest hacker ini menjadi penting sekali untuk keberlangsungan / survival dotcommers di wahana Internet Indonesia. Sebagai salah satu bentuk nyatanya, dalam waktu dekat Insya Allah sekitar pertengahan April 2001 akan di adakan hacking competition di Internet untuk membobol sebuah server yang telah di tentukan terlebih dahulu. Hacking competition tersebut di motori oleh anak-anak muda di Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Semarang yang digerakan oleh anak muda seperti Kresno Aji (masaji@telkom.net), Agus Hartanto (hartx@writeme.com) & Lekso Budi Handoko (handoko@riset.dinus.ac.id). Seperti umumnya anak-anak muda lainnya, mereka umumnya bermodal cekak – bantuan & sponsor tentunya akan sangat bermanfaat dan dinantikan oleh rekan-rekan muda ini.
Mudah-mudahan semua ini akan menambah semangat pembaca, khususnya pembaca muda, untuk bergerak di dunia hacker yang mengasyikan dan menantang. Kalau kata Captain Jean Luc Picard di Film Startrek Next Generation, “To boldly go where no one has gone before”.
Penulis: Onno W Purbo